Pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2020, Menteri Luar Negeri telah mengkonfirmasi bahwa Indonesia akan terus mendukung Organisasi Kesehatan Dunia, terutama karena pertempuran global melawan pandemi COVID-19.

Menteri luar negeri Retno Marsurdi, telah menegaskan kembali posisi Indonesia untuk mendukung WHO, setelah presiden AS memutuskan untuk memotong dana tahunan $ 500 juta.

Awal pekan ini, Retno Marsurdi bertemu dengan para menteri luar negeri dari 25 negara, untuk membahas tanggapan global terhadap pandemi global, yang telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang dan membunuh sekitar 150.000 orang di seluruh dunia.

"Saya menyatakan bahwa negara-negara mendukung WHO sebagai platform bagi mereka untuk berbagi informasi dan pedoman untuk mengurangi dan menanggapi keadaan darurat kesehatan," kata Retno.

"Kami juga sepakat untuk menggunakan momen ini untuk melakukan reformasi sehingga organisasi internasional dapat mengambil respons yang lebih baik untuk krisis di masa depan," kata Retno.

Kemudian Retno mengatakan bahwa Indonesia berpartisipasi dalam Uji Coba Solidaritas WHO, yang disusun oleh sekelompok 90 negara yang berupaya mempercepat pengembangan vaksin Covid-19.

“Dalam kerangka WHO, Indonesia berpartisipasi dalam Uji Coba Solidaritas. Ia melakukan tes klinis obat-obatan Covid-19 dan kita akan melihat mana yang paling efektif untuk mengalahkan virus, "kata Retno.